Ini adalah UTS Microsoft Power Point.
Lihat disini
Senin, 08 Juli 2013
UTS_Microsoft word
I.
MICROSOFT WORD

Sumber :
Dokumen-kurikulum-2013.pdf
|
P
|
embukuan
Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa pembentukan pemerintah Negara
Indonesia yaitu antara lain untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk
mewujudkan upaya tersebut, Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 Ayat (3)
memerintahkan agar pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem
pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak
mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan
undang-undang.
Perwujudan dari amanat
Undang-Undang Dasar 1945 yaitu dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang merupakan produk
undang-undang pendidikan pertama pada awal abad ke-21. Undang-undang ini
menjadi dasar hukum untuk membangun pendidikan nasional dengan menerapkan
prinsip demokrasi, desentralisasi, dan otonomi pendidikan yang menjunjung
tinggi hak asasi manusia. Sejak proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945,
undang-undang tentang sistem pendidikan nasional telah mengalami beberapa
perubahan.
Pendidikan nasional, sebagai
salah satu sector pembangunan nasional dalam upaya mencerdaskan kehidupan
bangsa, mempunyai visi terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial
yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia
berkembang menjadi manusia berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab
tantangan zaman yang selalu berubah. Oleh karena itu, pendidikan nasional harus
berfungsi secara optimal sebagai wahana utama dalam pembangunan bangsa dan
karakter.
Secara konseptual, kurikulum
adalah suatu respon pendidikan terhadap kebutuhan masyarakat dan bangsa dalam
membangun generasi muda bangsanya. Secara pedagodis, kurikulum adalah rancangan
pendidikan yang memberi kesempatan untuk peserta didik mengembangkan potensi
dirinya dalam suatu srana belajar yang
menyenangkan dan sesuai dengan kemampuan dirinya untuk memiliki kualitas yang
diinginkan dalam masyarakat dan bangsanya. Secara yuridis, kurikulum adalah
suatu kebijakn public yang didasarkan kepada dasar filosofis bangsa dan
keputusan yuridis di bidang pendidikan.

Senin, 03 Juni 2013
TIK_TIK dalam Pembelajaran Ekonomi
Berikut ini adalah Tugas TIK dalam Pembelajaran Ekonomi.
File dapat diunduh disini.
File dapat diunduh disini.
Tugas TIK_Perilaku Ramah Lingkungan
Perilaku Ramah Lingkungan
Perilaku
merupakan semua kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh manusia baik itu
terlihat maupun tidak terlihat, sedangkan lingkungan merupakan segala sesuatu
yang berada di sekitar manusia dan bersifat alamiah.
Perilaku
manusia terhadap lingkungan hidupnya telah dapat dilihat secara nyata sebelum
manusia berperadaban. Dari dahulu samapi sekarang tentunya memiliki perbedaan
yang signifikan antara perilaku terhadap lingkungannya.
Pada
hakikatnya, manusia dan lingkungan harus berjalan selaras untuk kebermanfaatan
keduanya. Ironisnya, perubahan perilakunya tidak untuk kebaikan lingkungan
tetapi malah sebaliknya. Sehingga berpengaruh buruk terhadap lingkungan itu
sendiri. Seperti contohnya yaitu terjadinya malapetaka lingkungan di Ethiopia
pada tahun 1980 berupa kekeringan dan kelaparan yang dikarenakan oleh
pertumbuhan penduduk yang tinggi disertai dengan kurangnya dukungan terhadap
pertanian serta dikarenakan oleh penggundulan hutan dan erosi tanah yang
meluas.
Selain
contoh tersebut, di Indonesia sendiri tepatnya di Jakarta sering terjadi banjir
yang kebanyakan disebabkan oleh sampah-sampah yang menyumbat saluran air serta
kurangnya daerah resapan di Jakarta.
Maka
seharusnya, manusia berperilaku ramah terhadap lingkungan agar tidak
menimbulkan dampak yang negatif bagi lingkungan itu sendiri.
Contoh-contoh
perilaku ramah lingkungan, antara lain :
1. Membuang
sampah pada tempatnya dan memisahkan antara sampah organik dan anorganik serta
mendaur ulangnya.
2. Membangun
rumah dengan ventilasi yang cukup sebagai penerangan alamiah pada siang hari.
3. Menggunakan
detergen yang kandungannya mudah terurai agar tidak menyebabkan pencemaran air.
4. Meminimalisir
penggunaan kertas dan tissu.
5. Menggunakan
bantal dari serabut kelapa atau sisa-sisa kain dari pabrik pakaian.
Serta
masih banyak contoh-contoh lainnya sebagai perilaku ramah terhadap lingkungan
agar terciptanya keselarasan antara manusia dan lingkungannya.
Daftar
Pustaka : Nurjanah, Siti. 2013. Pendidikan
Lingkungan Hidup. Semarang: Gramedia.
Langganan:
Komentar (Atom)







